Romahurmuziy: Selamat Hari Santri

Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri adalah penghargaan terhadap para ulama dan umat Islam yang turut berjuang mempertahankan kemerdekaan RI. Tanggal 22 Oktober 1945 KH Hasyim Asy’ari mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad untuk melawan penjajah yg diikuti seluruh golongan umat Islam. Selain berjuang di bidang pendidikan, keluarnya resolusi jihad  menunjukkan sikap patriotisme kalangan santri (pondok pesantren) dalam mempertahankan NKRI.

Penetapan hari santri seharusnya menjadi momentum kebangkitan kaum santri untuk meningkatkan kecintaan kepada NKRI dengan mengamalkan Islam Rahmatan Lil’alamin. Santri masa kini harus lebih siap dan lebih aktif membangun bangsa dan memiliki daya saing di dunia global. Penerapan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) awal tahun 2016 menjadi ujian sesungguhnya bagi kalangan santri untuk bersaing di kawasan Asia Tenggara.

Sambutan atas penetapan hari santri harus dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sumbangsih peran kaum santri sangat dibutuhkan untuk turut membantu meningkatkan daya saing Indonesia yang kini berada di urutan 34 dunia. Penguasaan terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) merupakan sebuah keharusan bagi kaum santri untuk menghadapi tantangan global.

Selain itu, dalam konteks pemahaman keagamaan, kaum santri memiliki tanggungjawab mengimplementasikan konsep Islam rahmatan lil’alamin  untuk memerangi radikalisme agama yang belakangan ini justru mencoreng Islam.
Selamat Hari Santri 22 Oktober 2015 !

(kutip : ppp )

Bagikan ;