Romahurmuziy Minta Pemerintah Bersinergi dengan Pesantren

Ketum DPP PPP versi Muktamar Surabaya, Romahurmuziy meminta pemerintah bersinergi dengan pondok pesantren (ponpes). Sinergi dinilai penting guna mencegah berkembangnya paham radikal di Indonesia.

Seperti Kemendagri, Kepolisian, ataupun Badan Nasional Penganggulangan Terorisme. Harus sinergi dengan pesantren. Sehingga paham Islam Rahmatan lil ‘Alamin bisa direplikasi dengan baik. “Selama ini, banyak negara tetangga yang sempat reproduksi paham radikalisme,” kata Romahurmuziy, Senin (29/6/2015) kemarin.

Selain itu, pihaknya juga meminta agar pemerintah untuk melakukan diskusi dengan sejumlah pihak yang sudah mempunyai pengalaman buruk terkait persoalan tersebut. “Pemerintah seharusnya tidak segan untik menggelar diskusi publik dengan mendatangkan pemateri dari mancanegara, terutama negara yang mempunyai pengalamanan buruk dengan radikalisme,” ungkapnya.

“Seperti Syiria, Irak dan negara-negara yang terpecah akibat paham radikalisme. Dan pemerintah harus melakukan mainstreaming paham-paham Islam yang selama ini bisa memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” jelas pria yang akrab disapa Romy itu.

Selain itu, pihaknya berharap pemerintah harus senantiasa menggandeng pesantren untuk mencegah berkembangya radikalisme di Indonesia. “Selama ini, pesantren selalu menjadi jalan tengah untuk mencegah berkembangnya faham radikalisme,” pungkasnya ( kutip ; beritajatim )