PTUN Kabulkan Permohonan Intervensi PPP Kubu Romi

Kisruh Partai Persatuan Pembangunan terus berlanjut di sidang terbuka pertama Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), yang digelar hari ini. Majelis Hakim yang dipimpin oleh Hakim Ketua Teguh Setya Bhakti mengabulkan permohonan intervensi dari kubu Romahurmuziy (Romi) dan kader PPP DPD Surabaya, untuk masuk dalam proses sidang.

PPP kubu Romi dikabulkan permintaannya untuk jadi pihak tergugat dua bersama dengan tergugat pertama yakni Menteri Hukum dan HAM. Sedangkan Muhammad Harris, kader PPP DPD Surabaya dikabukan permintaannya untuk jadi penggugat dua bersama pengugat pertama yakni PPP kubu Djan Faridz. Jadilah kedua kubu saling berhadap-hadapan di muka persidangan.

“Sidang ditunda dan akan kembali digelar 1 Desember dengan tiga agenda, yakni replik dari penggugat, jawaban tergugat 1 dan 2 dan penyerahan serta pembacaan gugatan dari penggugat intervensi,” kata Hakim Ketua Teguh di PTUN Jakarta, Senin (24/11/2014).

Seperti yang diketahui PPP kubu Djan Faridz menempuh langkah hukum atas keputusan Menteri Hukum dan HAM yang menyutujui Muktamar PPP versi Romahurmuziy di Surabaya. Melalui nomor perkara 217/G/2014/PTUN-JKT kubu Djan Faridz menggugat keputusan menteri yang dinilai sebagai bentuk intervensi pemerintah terhadap partai belambang Kakbah tersebut. (kutip : metrotvnews )

Bagikan ;