Anda di >
Beranda > Siaran Betawi > Produksi Batik Betawi Terogong Terkendala Cuaca

Produksi Batik Betawi Terogong Terkendala Cuaca

Penggagas Kampung Batik Betawi Siti Laela menunjukkan salah satu jenis batik Betawi, di Jalan Terogong III, Cilandak Barat, Jakarta Selatan. (Foto: MerahPutih/Muchammad Yani)

Saat ini cuaca memang sulit untuk ditebak. Alhasil, bagi usaha yang mengandalkan panasnya matahari harus putar otak untuk tetap berproduksi. Salah satunya adalah batik Betawi Terogong di Kampung Batik, Jalan Terogong III No 27, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

Siti Laela, pemilik batik Betawi Terogong mengatakan, bila cuaca hujan maka kain batik harus diangin-anginkan dengan kipas angin atau dijemur tanpa bantuan matahari.

“Makanya kalau musim hujan batiknya dikasih kipas angin biar cepet kering atau jemur di atas,” ucap Laela kepada merahputih.com di Kampung Batik, Terogong, Jakarta Selatan, Senin (11/4).

Namun, apa yang Laela lakukan hanya bila pesanan batik terlampau banyak. Jika pesanan sedikit, dirinya akan menunggu panasnya matahari untuk menjemur batik.

“Kalau enggak banyak pesanan sih yaudah ditunggu sampai alam bisa panas lagi,” lanjut guru di salah satu sekolah di Jakarta ini.

Batik Betawi Terogong sendiri tak beda jauh dengan batik Betawi lainnya. Corak-corak yang dibuat seperti gambar monas, ondel-ondel hingga pohon mengkudu.

Nama batik Betawi Terogong pun sudah dikenal hingga mancanegara. Banyak turis luar negeri yang sengaja ingin berbelanja atau belajar batik Betawi Terogong di Kampung Batik ( kutip : indonesia.merahputih

Top
%d blogger menyukai ini: