PPP Tak Akan Usung Caleg Karbitan

DPW PPP DKI Jakarta menegaskan bakal memilih calon legislatif yang berkualitas untuk maju dalam Pileg 2019.Ketua PPP DKI Jakarta Abdul Aziz menyatakan tidak menginginkan adanya caleg karbitan, yakni caleg yang muncul di saat-saat terakhir.

Caleg karbitan tersebut, lanjut Aziz, tidak akan mengenali daerah pemilihannya dengan baik.

Caleg karbitan juga akan kesulitan berinteraksi dengan masyarakat di dapilnya serta berpotensi tidak mampu menyatu dengan program internal partai.

“Berangkat dari kekhawtiran ini, PPP melakukan penjaringan sejak dini secara online, agar menghasilkan caleg pilihan,” kata Aziz di Jakarta, Rabu (30/7).

Lebih jauh, Azis mengungkapkan, pihaknya saat ini juga sudah mulai membuka pendaftaran secara online bagi para bakal caleg yang berkeinginan maju sebagai caleg dalam Pemilu 2019.

Keseriusannya menjaring caleg secara online agar mendapatkan caleg yang berkualitas untuk pemilu 2019. Terlebih, berdasarkan jadwal sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU), tahapan pemilu mulai dilaksanakan tahun 2017 ini. Diawali dengan verifikasi parpol September 2017, kemudian dilanjutkan dengan penyusunan caleg pada Maret 2018.

“Artinya waktu yang kami miliki untuk menyusun caleg tinggal sembilan bulan lagi. Sehingga saat ini PPP sudah mulai melaksanakan penjaringan bakal caleg,” ujar Azis.

Penjaringan bakal caleg dan rapat OKK yang dilaksanakannya ini, bakal menjadi bahan laporan kepada DPP PPP, saat digelarnya Rakornas teritorial pada 3 September mendatang ( kutip : RMOL )