PPP Siapkan Rakornas Pilkada di Jakarta

DPP Partai Persatuan Pembangunan hasil Mukernas Surabaya menargetkan 75 daerah pemenangan dari sebelumnya 51 daerah pada Pilkada yang dimulai Desember 2015 mendatang.

Menurut Wasekjen Bidang Komunikasi dan Hubungan Media DPP PPP, Achmad Baidowi, target tersebut cukup realistik karena perolehan suara partai ka’bah di sejumlah daerah cukup signifikan sehingga berpeluang mengusung pasangan calon sendiri.

Sementara untuk daerah-daerah yang perolehan kursinya belum mencukupi syarat 20 persen, lanjut Achmad, maka PPP akan berkoalisi dengan partai politik yang memiliki kesamaan visi, misi dan program, khususnya di daerah yang bersangkutan.
Dengan demikian, pola koalisi yang terjadi di beberapa daerah bervariasi bergantung dengan dinamika politik di daerah.

Sesuai dengan ketentuan UU Pilkada yang disahkan dalam rapat paripurna DPR (17/2) pasal 42 ayat (4), (5), (6) dan (7) disebutkan bahwa pencalonan pasangan calon kepala daerah harus menyertakan surat keputusan pengurus pusat parpol.
Merujuk SK Menkumham  Nomor M.HH-07.AH.11.01TAHUN 2014 tanggal 28 Oktober 2014, menurut Achmad, maka DPP PPP hasil Muktamar VIII Surabaya dengan Ketua Umum M. Romahurmuziy dan Sekjen Aunur Rofiq yang berhak mengajukan pasangan calon. Meski adanya putusan PTUN yang membatalkan SK Menkumham tersebut pada 25 Februari 2014. Pasalnya, tergugat dan tergugat intervensi 1 mengajukan proses hukum banding sehingga perkara nomor : 217/G/2014/PTUN-JKT belum mempunyai hukum tetap seperti yang ditegaskan panitera PTUN tanggal 2 Maret 2014.

Lebih lanjut Achmad menginformasikan bahwa PPP hasil Muktamar Surabaya akan menggelar rapat koordinasi pemenangan Pilkada pada pekan depan di Jakarta. Forum tersebut akan diikuti sembilan DPW dan 264 DPD se-Indonesia yang akan mengikuti pilkada.

“Untuk pelaksanaan pilkada kabupaten/kota diusulkan oleh DPD disertai SK pengurus pusat, sementara untuk pilkada gubernur diusulkan oleh DPW disertai SK pengurus pusat,” jelasnya.

Terkait hal ini, imbuh Achmad, pihaknya akan membuka pendaftaran secara terbuka baik di kantor DPD/DPW/DPP maupun melalui website (www.ppp.or.id) ( kutip : RMOL )