Anda di >
Beranda > Jakarta Kita > PPP Romy Usung Agus-Sylvi, Presiden: Itu Haknya Partai

PPP Romy Usung Agus-Sylvi, Presiden: Itu Haknya Partai

Jakarta – Pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni diusung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Ketua Umum (ketum) M Romahurmuziy (Romy). Keputusan itu berbeda dengan partai politik (parpol) pendukung pemerintah yang mengusung Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat.

“Itu haknya partai. Itu hak setiap partai dan itu juga haknya dari Partai Persatuan Pembangunan. Saya enggak mau ikut-ikut di situ,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada wartawan saat jumpa pers bersama Romy di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/11).

Pada kesempatan yang sama, Romy mengatakan, setiap partai politik (parpol) tentu memiliki mekanisme masing-masing mengenai dukungan pada Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) Serentak 2017.

Dia mengungkapkan, pilkada dilaksanakan di 101 daerah. “Pilgub DKI salah satu saja. Di banyak tempat kami bersama parpol pendukung pemerintah,” ungkapnya.

Di Banten kata dia, dengan PDIP dan Nasdem. “Di Gorontalo PPP bersama PDIP, tapi berbeda dengan Golkar. Ini dinamika,” kata Romy.

Dia menegaskan, partainya mempunyai komitmen mengawal pemerintahan Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sampai 2019. “Kita memastikan koalisi itu solid, tidak ada perubahan,” tegasnya.

Seperti diberitakan, Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri menyindir sikap PAN, PKB dan PPP yang masuk koalisi pendukung pemerintah, tetapi tidak sejalan mengusung calon kepala daerah pada Pilgub DKI. “Begitu juga dengan PAN, PPP, dan PKB yang dewasa ini kalau kita mengetahui mereka mengikuti pilkada dengan pencalonan yang berbeda,” kata Megawati di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (21/11).

Megawati mengatakan, sebaiknya jika sudah bersatu dalam sebuah penguatan di pemerintahan, hal yang sama juga seharusnya terjadi pada pilkada. Meski demikian lanjut Megawati, setiap partai berhak mengusung calonnya masing-masing dalam pilkada.

Sebagaimana diketahui, dalam Pilgub DKI 2017, PAN, PPP dan PKB serta Partai Demokrat mengusung Agus-Sylvi. Padahal, partai pendukung pemerintah PDIP, Nasdem dan Golkar serta Hanura mengusung Basuki-Djarot. ( kutip : beritasatu )

Top
%d blogger menyukai ini: