PPP Pertimbangkan Usung Ruki dalam Pilkada Jakarta

PPP pertimbangkan untuk mengusung Ruki dalam Pilkada DKI Jakarta. (CNN Indonesia/Safir Makki)

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak menutup kemungkinan mencalonkan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Taufiequrachman Ruki pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.

“Kalau memang elektabilitasnya Pak Ruki bagus, banyak elemen masyarakat mendukung. Ya kami harus pertimbangkan,” kata Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (29/4).

Ruki masuk daftar kepengurusan PPP periode 2016-2021 yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly beberapa waktu lalu. Ruki ditunjuk sebagai Ketua Mahkamah Partai.

Arsul yakin, kehadiran Ruki dapat membuat seluruh kader taat aturan partai dan hukum. “Kami ingin partai ini tambah amanah, bersih dan good political party-nya baik,” ujar Anggota Komisi III DPR ini.

Selain Ruki, nama mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura I Tommy Soetomo masuk dalam daftar PPP. Tomny ditunjuk sebagai Bendahara Umum.

Arsul menuturkan, kehadiran Tommy diharapkan mampu memperbaiki tata kelola keuangan partai yang selama ini dianggap belum baik. “Keuangan partai adalah salah satu hal yang sangat krusial,” ujarnya.

Dia juga yakin, Ruki dan sejumlah tokoh profesional lainnya yang masuk dalam kepengurusan dapat mempercepat proses islah partai kakbah. PPP kubu Romahurmuziy alias Romi, kata Arsul, saat ini terus mengupayakan islah dengan kubu Djan Faridz.

“Sekarang memang belum mencapai titik islah. Tapi kami yakin islah segera tercapai,” katanya.

Ruki merupakan pimpinan pertama KPK. Ia menjabat dari tahun 2003 hingga 2007. Presiden Joko Widodo kembali mempercayainya sebagai orang nomor satu di KPK tahun lalu untuk menjadi Pelaksana Tugas KPK menggantikan Abraham Samad yang bermasalah hukum.

Ruki merupakan pensiunan polisi dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal. Pria asal Banten ini juga pernah duduk sebagai Anggota DPR Fraksi TNI/Polri. ( kutip : cnnindonesia.com )