PPP Dukung Pelantikan Ahok

JAKARTA – Dukungan partai politik di DKI Jakarta dalam menggelar rapat paripurna pengangkatan dan pelantikan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi gubernur DKI Jakarta semakin menguat.

Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPRD DKI Jakarta memastikan akan menaati aturan terkait pengangkatan Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menjadi gubernur DKI Jakarta defi nitif. Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta menolak masuk penggiringan Koalisi Merah Putih dan Koalisi Indonesia Hebat yang terjadi di DPR RI.

“Kita ikuti aturan. Sejauh aturan mendukung Ahok menjadi gubernur DKI Jakarta defi nitif, harus diterima,” ujar Ketua Fraksi PPP DPRD DKI, Maman Firmansyah, di Jakarta, Minggu (9/11). Maman mengatakan DPW PPP DKI Jakarta diberi kebebasan oleh DPP PPP untuk mengambil keputusan terkait sejumlah persoalan yang terjadi di DKI Jakarta.

Maman bahkan mengklaim keleluasaan ini diberikan sebelum konfl ik internal terjadi di DPP antara Suryadarma Ali dan Romamhurmuziy terjadi. Sementara itu, Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, Muhamad Taufi k, mengklaim Koalisi Merah Putih yang terjadi di pusat juga terbentuk di DKI Jakarta. “Terbentuk kok. Ini dalam waktu dekat kita akan deklarasi KMP Provinsi DKI Jakarta,” ujar Taufik.

Tidak Fundamental

Dukungan pada Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, untuk menggelar Rapat Paripurna Pemberitahuan pengangkatan Basuki Tjahaja Purnama sebagai gubernur DKI juga menguat. Mahkamah Agung (MA), melalui Bidang Humas, menekankan dasar hukum utama pengangkatan Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta defi nitif bersandar pada Keputusan Kementerian Dalam Negeri.

”Fatwa MA bukan satusatunya landasan keabsahan pelantikan Ahok. Masih ada DPRD dan Kemendagri sesuai kewenangannya masing-masing,” ujar Kepala Biro hukum dan Humas MA, Ridwan Mansyur (kutip : koran Jakarta)

Bagikan ;