PPP DKI Resmi Daftarkan Bacaleg. Rata-rata Berusia Muda, Termasuk Adik Ipar Sandiaga

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta, mendaftarkan 106 bakal calon legislatif (bacaleg)-nya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta. Partai berlambang Kabah ini membuat terobosan, dengan menggandeng politisi muda, yang rata-rata berusia 30 tahun. Para bacaleg yang bakal mengikuti kontestasi Pemilu Legislatif di 2019 mendatang ini, juga berasal dari latar belakang yang beragam.

“Pendaftaran dilakukan setelah melalui proses demokratis sebagaimana diatur dalam aturan internal PPP, dan berasal dari tiga sumber pokok rekrutmen, yakni pendaftaran secara “online”, aspirasi Struktural DPC PPP se‐DKI Jakarta dan aspirasi masyarakat Jakarta lainnya,” ujar Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abdul Azis, di sela-sela pendaftaran di Kantor KPUD, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (17/7).

Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abdul Azis bersama bacaleg PPP di sela-sela pendaftaran di Kantor KPUD, Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat, Selasa (17/7).

Azis mengungkapkan, Bacaleg PPP DKI Jakarta kali ini mencerminkan keragaman masyarakat Provinsi DKI Jakarta, di mana dari 106 bacaleg, terdiri atas 36% diantaranya bacaleg perempuan, dan beragam suku bangsa yang berdomisili di DKI Jakarta. Selain itu, mereka memiliki latar belakang pendidikan minimal setingkat SLTA hingga tingkat Master (S‐2) dan beberapa hal lain tentang latarbelakang bacaleg PPP DKI Jakarta untuk Pemilu 2019, yaitu;

a) Terdapat 7 “incumbent” anggota Fraksi PPP DPRD DKI Jakarta mendaftar menjadi caleg PPP DKI Jakarta.
b) Berlatarbelakang sehari –hari sangat beragam ; sebagai Profesional di sektor Industri Keuangan, Guru Ngaji, Pengusaha hingga aktifis perempuan dan sosial kemasyarakatan.
c) Memiliki rekam jejak patronase yang juga beragam ; didalamnya terdapat Komandan Banser DKI Jakarta, aktifis berbagai ormas Islam, seperti Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, LDII, Alumi 212, dan lainnya. Adik ipar Sandiaga Uno (wagub), menjadi bacaleg PPP )
d) Secara khusus, PPP DKI Jakarta juga menempatkan perwakilan dari beberapa Pondok Pesantren dan Perguruan Pendidikan Islam di Jakarta.

“Bacaleg kami sangat beragam, ada Komandan Banser, alumni 212, hingga adik ipar Wakil Gubernur Sandiaga Uno pun terdaftar sebagai Bacaleg PPP DKI. Dengan komposisi keragaman bacaleg PPP DKI Jakarta ini, ditargetkan mampu memperoleh setidaknya 14 kursi DPRD DKI Jakarta, pada Pemilu 2019 yang akan datang dan membawa kesejukan sosial yang dibutuhkan oleh masyarakat DKI Jakarta,” tutur Azis.

Sekretaris DPW PPP DKI Jakarta Ichwan Zayadi menambahkan, para bacaleg PPP juga sudah dibekali dalam sebuah pelatihan khusus yang dilakukan beberapa minggu lalu. “Upaya ini akan terus kami lakukan secara berkala,” ucapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Bacaleg dari daerah pemilihan (dapil) 10 Jakarta Barat, Dedy Kurnyawan, mengaku senang akhirnya dapat terdaftar sebagai bacaleg dari PPP. “Saya akan berjuang optimal, agar dapat maraih kursi DPRD dan selanjutnya memperjuangkan aspirasi masyarakat ibu kota,” tandas Dedy yang juga bendahara DPW PPP DKI Jakarta ini.
(kutip : terbit )