PPP Beri Porsi 40% Caleg Dari Luar Partai

Jakarta – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuziy menegaskan partainya memberikan kuota sebesar 40 persen untuk calon anggota legislatif dari luar (nonkader).

“Jangan alergi dengan calon luar, lalu hanya bertumpu pada kader-kader internal, PPP tidak akan tumbuh, kami harus rela seperti kaum Anshor dan Muhajirin,” katanya di Palembang, Sabtu (27/1/2018), saat memberikan pengarahan dalam rapat koordinasi wilayah PPP Sumatera Selatan.

Ia menilai sulit bila hanya mengandalkan kader internal untuk persaingan politik pada tahun 2019. Dibutuhkan calon-calon dari luar yang juga mampu menarik suara bagi PPP.

Ketua Umum PPP itu meminta seluruh jajaran PPP membuka diri terhadap calon-calon potensial dari luar dan jajaran pengurus di wilayah-wilayah tidak memproteksi diri hanya untuk kader internal.

Ia menyampaikan bahwa pembukaan untuk calon eksternal (dari luar) akan dimulai pada tanggal 18 Februari 2018, sementara saat ini mulai dilakukan penjaringan untuk calon dari dalam.

Dalam kesempatan tersebut, dia menginstruksikan seluruh jajaran PPP, baik di pusat maupun di daerah, menyurati 86 ormas-ormas Islam yang terdafatar di Kementerian Agama guna memberikan usulan nama-nama potensial yang dapat dijaring sebagai calon anggota legislatif nantinya.

Selain itu, pihaknya ke depan juga membentuk lajnah penetapan calon untuk melakukan seleksi nama-nama dari luar.

Ia juga meminta jajaran pengurus tidak hanya pasif, tetapi juga aktif untuk mencari calon potensial dari luar.”Pintunya dimudahkan, dibukakan, kalau tidak ada yang daftar dicari,” katanya.

Ia menyayangkan sering kali kuota caleg tidak terpenuhi karena hanya konsentrasi caleg dari kader-kader internal sehingga hasilnya tidak maksimal.”Akhirnya, ya, kalau tidak memenuhi cari istrinya, kakaknya, dan anaknya hanya sekadar memenuhi,” tandasnya.

Bagikan ;