Pilkada Jakarta Harus Mencerahkan

Pasangan Cagub dan Cawagub DKI menunjukkan nomor urut Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 di JIExpo Kemayoran. Foto: MI/Arya
Pasangan Cagub dan Cawagub DKI menunjukkan nomor urut Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017 di JIExpo Kemayoran. Foto: MI/Arya

Gedung Jakarta International Expo (JI Expo) Kemayoran, Jakarta Pusat, bergemuruh, tadi malam. Sorak-sorai dan yel-yel pendukung pasangan calon gubernur DKI menggema ketika ketiga pasangan calon menyampaikan pidato singkat seusai pengundian nomor urut.

Ketiga pasangan calon di pilkada DKI menyepakati bahwa persaingan menuju DKI-1 periode 2017-2022 harus dilakukan secara damai, demokratis, bermartabat, mencerahkan, dan menggembirakan. Pilkada DKI harus menjadi barometer Pilkada serentak yang juga dilakukan di 100 daerah lainnya.

Pidato dimulai dari nomor urut 1 pasangan Agus Harimurti-Sylviana Murni. Agus mengatakan, pihaknya mengedepankan kampanye yang positif dan konstruktif.

“Saya minta (pendukung) terhindar dari praktik provokasi baik di dunia nyata maupun maya yang hanya akan mencederai nilai luhur Pancasila,” kata Agus.

Selanjutnya pasangan nomor urut 2. Calon wakil gubernur Djarot Saiful Hidayat kembali mengingatkan salam dua jari yang sempat menjadi tagline pasangan Jokowi-JK saat Pilpres 2014. “Salam dua jari, salam dua periode. Basuki-Djarot, kerja, kerja, kerja, menang,” kata Djarot disambut meriah pendukungnya.

Mantan Bupati Blitar itu meminta pendukungnya menunjukkan kedewasaan dalam berpolitik. Ia juga meminta pendukungnya tidak memasang baliho dan stiker Ahok-Djarot di taman-taman, tembok-tembok, pohon, dan tiang listrik.

Terakhir, pasangan nomor urut 3. Calon gubernur Anies Baswedan mengajak pendukungnya menjaga Jakarta yang merupakan simpul kebersamaan Indonesia. “Mari jaga kebinekaan yang simpulnya dimulai di tanah ini (Jakarta),” ujar Anies.

Kampanye damai

KPU DKI Jakarta mengajak setiap pasangan calon untuk mengikuti tahap demi tahap di Pilkada DKI Jakarta 2017 dengan aman, damai, demokratis, dan berintegritas, khususnya dalam kampanye yang akan dimulai pada 28 Oktober mendatang.

“Sehingga siapa pun pasang-an calon yang menang, yang menang adalah rakyat Jakarta,” kata Ketua KPU DKI Jakarta Sumarno dalam rapat pleno pengundian nomor urut, tadi malam.

Pengundian tersebut dihadiri Ketua KPU Juri Ardiantoro, Ketua Bawaslu Muhammad, Ketua DKPP Jimly Asshiddiqie, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan, Pangdam Jaya Mayjen Teddy Lhaksmana, dan para pemimpin partai. ( (kutip : metro)

Bagikan ;