Oknum PNS DKI Adu Domba DPRD DKI dengan Ahok

JAKARTA – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Mursadi, meyakini panitia angket akan menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Namun Prasetio mengaku belum mendapatkan laporan terkait pelanggaran yang dilakukan suami Veronica Tan itu dari panitia angket.

“Saya hari ini juga belum mendapat laporan dari panitia hak angket. Makanya, hari ini saya mau melihat dulu hasilnya, yang jelas pasti ada pelanggaran-pelanggaran dari saudara Gubernur yang dilakukan pada saat pembahasan (panitia angket),” kata Prasetio, di Gedung, DPRD, Jakarta, Senin (6/4/2015).

Politisi Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP) itu menilai ada yang tidak beres dari pembahasan APBD DKI bersama Kemendagri beberapa waktu lalu. Hal itu, sambung Prasetio, karena DPRD DKI seperti diadu domba dengan Ahok yang dilakukan oleh anak buah mantan Bupati Belitung Timur itu.

“Kemarinkan teman-teman juga bisa melihat sendiri kan di Kemendagri. Inikan sebetulnya yang kurang beres dari anak buahnya (Ahok) ini. Itulah yang terjadi, mau diadu domba mungkin sama kita (DPRD),” papar Prasetio.

Untuk itu, kata Prasetio, dirinya bersyukur karena pada akhirnya dalam rapat tersebut, Kemendagri dan Ahok membenarkan adanya oknum dari anak buah Ahok yang mengadu antara Gubernur dan DPRD DKI Jakarta.

“Tapi akhirnya kita pada saat itu Kemendagri ngomong juga, Gubernur juga ngomnog, kalau kita enggak beradu kepala kebo seperti ini enggak mungkin ketahuan begini (adanya mafia anggaran). Ya, baguslah untuk kedepannya. Sehingga di tahun 2016 kita lebih koreksi lagi mengenai APBD DKI yang ditujukan bagi masyarakat,” tandasnya.

Sementara terkait hasil dari panitia hak angket nantinya, Prasetio mengungkapkan belum dapat memastikan langkah selanjutnya yang akan dilakukan wakil rakyat ibu kota. Karena hal itu bergantung dari hasil paripurna DPRD DKI.

“Kita lihat nanti hasil DPRD dari panitia angket ini. Saat ini saya belum bisa menjawab,” simpulnya. ( kutip :okezone )