Muhammad dan Ali di Layanan Autogate Bandara Dicabut

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mempertanyakan dengan keras kebijakan layanan autogate Bandara Soekarno-Hatta.

Hal itu terkait keluhan adanya perlakuan berbeda pada layanan autogate terhadap pemilik nama Muhammad dan Ali.

“Kita meminta agar dicabut. Karena bisa menyulut kemarahan umat Islam di seluruh Indonesia,” kata Juru Bicara PPP Arsul Sani ketika dikonfirmasi, Kamis (13/3/2015).

Arsul mencontohkan di Inggris yang umat Islamnya hanya minoritas tidak menerapkan kebijakan seperti itu terhadap warga negaranya yang Muslim serta nama Muhammad, Ali atau Ahmad dalam paspornya.

“Kalau benar ada kebijakan yg memperlakukan WNI dengan nama Muhammad, Ahmad atau Ali tidak bisa menggunakan autogate imigrasi, maka ini persoalan serius,” ujarnya.

Ditjen Imigrasi, kata Anggota Komisi III DPR itu telah melakukan diskriminasi terhadap WNI yang hendak bepergian keluar negeri. Kebijakan seperti itu mengandung unsur SARA.

“Karenanya harus dihentikan. Saya selama 2011-2013 studi di Glasgow, tidak pernah ketemu ada masalah seperti itu disana,” ujar Arsul. ( kutip : tribunnews )