Kepengurusan PPP DKI Mulai Dibentuk

Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta pendukung Muktamar Surabaya memilih Abdul Aziz sebagai ketua formatur terpilih.

Dengan demikian, Abdul diminta menyusun pengurus DPW PPP DKI periode 2015-2020 dalam waktu paling lama 14 hari setelah diumumkannya keputusan tersebut. (Baca: PTUN Batalkan SK Menkumham, Kubu Romi Diminta Legowo)

“Dan juga merumuskan beberapa kebijakan strategis terkait ketetapan-ketetapan Muktamar VIII PPP di Surabaya, pada 15-17 Oktober 2014. Sehingga, wajib dipatuhi seluruh pimpinan, kader, dan anggota PPP DKI,” ujar Azis, Rabu (25/2).

Selain itu, lanjutnya, ia juga harus mengevaluasi kepengurusan DPW PPP DKI sebelumnya. Sekaligus juga mengkaji kebijakan menyangkut persoalan yang tengah dihadapi PPP. Termasuk di dalamnya membentuk kepengurusan PPP sebagaimana yang tercantum dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PPP. (Baca juga: Kubu Romy Beber Kejanggalan Putusan PTUN)

“Kami akan melakukan upaya-upaya serius dalam penataan dan peremajaan struktur PPP hingga tingkat ranting dengan memperhatikan aspek sumber daya manusia (SDM), sumber daya keuangan, kearifan lokal, dan kebijakan partai menuju modernisasi PPP,” katanya ( kutip : rakyat merdeka )