Adnan Buyung Wafat, PPP: Kita Kehilangan Pejuang HAM

Pengacara Senior Adnan Buyung Nasution. (Okezone)

JAKARTA – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) hasil Muktamar Surabaya M Romahurmuziy menyampaikan duka cita atas wafatnya Pengacara Senior Adnan Buyung Nasution di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan.

Pria yang akrab disapa Romi mengaku turut kehilangan sosok Buyung yang dinilainya merupakan seorang pakar konstitusi dan pejuang HAM nasional.

“Keluarga Besar PPP mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya salah seorang pakar konstitusi dan pejuang HAM nasional,” kata Romi melalui pesan singkatnya kepada Sindonews, Rabu (23/9/2015).

Selain itu, dia juga berpendapat bahwa pria kelahiran 81 tahun silam itu merupakan aktivis yang memiliki pendirian teguh dan tak pernah bergeser dari keadilan yang diperjuangkan.

“Semoga diampuni segala dosanya, diterima segala amalnya, dilapangkan kuburnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran. Selamat jalan Bang Buyung!” tandasnya.

Sekadar informasi, Adnan Buyung wafat Sekitar pukul 10.15 WIB setelah beberapa hari dirawat di RSPI. Adnan Buyung wafat di usia 81 tahun setelah menderita sakit komplikasi. Kesehatannya semakin menurun setelah menjalani operasi cabut gigi yang merembet ke jantung.

(kutip : sindo )

Bagikan ;