100 Hari Anies-Sandi Pimpin Jakarta, Realisasi Kampanye Belum Sempurna tapi Sudah Sesuai Jalur

Hari ini, Rabu (24/1/2018), masa kerja Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno memasuki 100 hari. Pasangan ini diusung oleh PKS dan Gerindra kemudian resmi dilantik pada 16 Oktober 2017.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP Gerindra, Andre Rosiade mengatakan sejauh ini Anies-Sandi telah merealisasikan janji-janji saat kampanye. Antara lain tolak reklamasi, menutup Alexis, hingga menata kembali Kampung Aquarium.

“100 hari Anies dan Sandi, alhamdulillah janji-janji mulai ditepati ya. Mulai dari penutupan Alexis, penolakan reklamasi, Rumah DP 0%, sampai pembangunan kembali kampung Aquarium, dan lain-lain,” kata Andre saat dikonfirmasi Okezone.

Kendati begitu, Andre mengakui bahwa janji kampanye Anies-Sandi belum sempurna ditunaikan. Namun, ia melihat bahwa hingga kini pemerintahan Anies-Sandi berjalan di jalur yang benar.

foto ; okezone

“Mungkin belum sempurna dan butuh terus perbaikan, tapi sudah on the track (sesuai jalur-red),” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Abdul Aziz mengatakan secara umum upaya Anies-Sandi mewujudkan janji kampanyenya sudah positif dilaksanakan. Namun, ia berharap agar Pemprov DKI melakukan konsolidasi internal dan penataan aparatur pemerintahan.

“Saat ini menurut saya prioritasnya di situ agar kualitas layanan publik, hingga problem serapan anggaran dan upaya menuju (opini) Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dapat tercapai sesuai target. Intinya segera konsolidasi internal,” jelas Aziz.

Rombak Kabinet

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Arief Poyuono berkata, Anies-Sandi akan merombak kabinetnya agar program-program pemerintahan dapat berlari lebih kencang dibanding sebelumnya.

Menurut Arief, beberapa kepala dinas yang masih bagian dari pemerintahan sebelumnya akan digusur demi merealisasikan janji-janji kampanye Anies-Sandi.

“Setelah seratus hari mungkin Anies-Sandi akan merombak kabinetnya di Pemprov DKI. Sebab kabinet sekarang masih kabinet Ahok-Djarot dan akan banyak Kepala dinas DKI yang akan diganti, di rotasi untuk memantapkan program-program Anies-Sandi,” tutur Arief.

Anies-Sandi meluncurkan program OK Otrip. Foto Okezone/Fadel Prayoga

Dikutip dari situs internal Anies-Sandi, jakartamajubersama, setidaknya pasangan ini akan fokus pada tiga hal. Pertama, melakukan rekonsiliasi berbagai golongan warga DKI Jakarta selepas Pilkada 2017 untuk memastikan lingkungan sosial, ekonomi dan politik yang kondusif.

 

Caranya dengan bersilaturahim dengan seluruh mantan gubernur dan wakil gubernur, tokoh-tokoh yang mewakili semua golongan, dan pimpinan partai politik. Selanjutnya, membentuk Forum Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai wadah komunikasi yang berkelanjutan.

Selain itu, Anies-Sandi akan mengefektifkan Forum Kerukunan Umat Beragama di DKI Jakarta dan menjadikan Balai Kota sebagai rumah rembug warga dengan mengadakan kegiatan “Gubernur/Wakil Gubernur Mendengar”.

(kutip : okezone )